Ketika Islam Bersatu
Oleh: Fachrul Rozi
Jika kita mengamati lebih jauh, Islam di Indonesia berpecah belah, jurang pemisah yang besar, dan adanya chauvinisme (kecintaan yang besar pada satu kelompok dan menganggap rendah kelompok lainnya). Lihat saja, bagaimana hubungan Muhammadiyah dan NU, PKS dan Hizbut Tahrir, dan lainnya.
Apa yang menyebabkan perpecahan diantara ormas-ormas Islam diatas? Penyebab utama perpecahan tersebut adalah politik. Masing-masing ormas ingin memiliki pengaruh besar dimasyarakat. Namun satu hal yang sering dilupakan oleh mereka, adalah ber-fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan).
Ada ilmu yang dapat kita petik dalam film India yang berjudul 3 idiot. Ketika hendak ujian, Rancho melakukan 2 hal yang membuat dia peringkat pertama ketika ujian, yaitu belajar untuk meningkatkan kualitas, dan menjatuhkan nilai mahasiswa lain dengan menganggu konsentrasi belajar mereka. Semuanya sepakat bahwa cara pertama yang dilakukan Rancho adalah tindakan yang positif, namun berbeda dengan cara keduanya yang merupakan tindakan negatif, karena ini termasuk menghalalkan segala cara.
Dari penjelasan diatas, itulah gambaran yang terjadi saat ini dalam diri ormas Islam di Indonesia ini. Selain menonjolkan diri dengan meningkatkan kualitas, namun juga mempengaruhi masyarakat dengan membicara-bicarakan kekurangan dari ormas lainnya. Padahal Rasulullah SAW. sendiri mengatakan bahwa kita harus berlomba-lomba dalam kebaikan, bukan menjatuhkan lawan.
Mungkin diantara kita banyak yang bertanya, kenapa harus banyak kelompok? Kenapa tidak satu kelompok saja? Banyaknya kelompok Islam dikarenakan masing-masing orang memiliki pandangan yang berbeda-beda. Kemudian orang-orang yang memiliki pandangan yang sama membentuk sebuah kelompok agar apa yang dicita-citakan dapat dengan mudah terwujud.
Sebagaimana yang telah dijelaskan oleh Rasulullah, bahwa Allah SWT. menciptakan perbedaan karena perbedaan itu indah. Coba kita renungkan sejenak, jika ormas-ormas Islam di Indonesia bersatu dan membagi-bagi tugas, pasti Islam di Indonesia ini akan sangat kuat dan harmonis. Misalnya, Muhammadiyah dengan banyak amal usahanya membantu mencerdaskan umat dengan sekolah-sekolahnya, membangun mesjid, rumah sakit, ekonomi, serta amal-amal usaha lainnya. Jama'ah Tabligh menghimbau masyarakat agar mencintai mesjid. Nahdatul Ulama yang hebat dalam berzikir mengajak umat untuk senantiasa berzikir. FPI dengan nahi mungkarnya menjadi polisi umat. PKS yang juga merupakan sebuah partai Islam memperjuangkan hak-hak Islam dalam ranah perpolitikan. Jika hal tersebut terjadi, maka dikemudian hari, Khilafah yang selalu digembor-gemborkan oleh HTI akan lebih mudah terwujud. Bagaimana dengan ormas lainnya? mereka juga punya fungsi masing-masing. Ataupun ormas-ormas yang multi-fungsi dan ada dua atau lebih ormas yang memiliki gerakan dan cita-cita yang sama, bisa bahu-membahu sehingga apa yang di inginkan dapat lebih mudah terwujud.
Berbeda pandangan tidak apa-apa, tapi jangan jadikan perbedaan sebagai jurang pemisah. Bertukar pikiran disunahkan, namun merendahkan tidak boleh.
Berbeda pandangan tidak apa-apa, tapi jangan jadikan perbedaan sebagai jurang pemisah. Bertukar pikiran disunahkan, namun merendahkan tidak boleh.
Sumber Gambar:
https://www.google.com/search?q=mui&client=firefox-b-ab&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwiq7pPd3a_RAhXLvo8KHYHvBHAQ_AUICigD&biw=1366&bih=659#tbm=isch&q=ormas+islam&imgrc=pF1hQaxldZkd4M%3A

EmoticonEmoticon